Parut.

scar reconstructive surgery Kulit adalah organ tubuh yang paling luas, kira-kira luasnya 1.8 meter persegi pada orang dewasa. Kulit berguna untuk menjaga tetap dingin pada saat cuaca panas dan tetap hangat pada saat cuaca dingin, juga menjaga dari dehidrasi. Kulit juga selalu memperbaiki diri, mengganti sel-sel sudah rusak membuat sel-sel kulit baru. Perbaikan sel-sel kulit inilah, yang kadang menimbulkan parut.

 

Parut (scar) adalah hal yang penting dalam proses penyembuhan alami, akibat trauma pada lapisan kulit (dermis).

Kerusakan bagian terluar kulit (epidermis) biasanya sembuh tanpa menyebabkan parut. Ketika mengenai lapisan kulit yang lebih dalam (dermis) kesembuhannya mempunyai lebih banyak komplikasi.

Tubuh kita membentuk serat kollagen (collagen fibres)- sebuah protein yang diproduksi alami oleh tubuh dan sering menyebabkan parut yang lebih jelas. Setelah luka menyembuh, parut tetap berubah membentuk kolagen baru dan pembuluh darah menjadi normal.

Ini adalah alasan mengapa kebanyakan parut masih dapat berubah dan makin jelas sebelum akhirnya mengecil dan menetap, proses ini bahkan dapat terjadi lebih dari dua tahun.

Sebagian kasus menyebabkan rambut dan kelenjar keringat tidak tumbuh kembali.

Artikel Terkait



Comments :

8 komentar to “Parut.”

Wah2 ngeri juga tuh..

Black mengatakan...
on 

keren juga nih info nya sob

asep canda mengatakan...
on 

Terima kasih.

Yulia mengatakan...
on 

salam dari indoster.blogspot.com
artikelnya sangat bermanfaat

indoster mengatakan...
on 

Terimakasih indoster.

Yulia mengatakan...
on 

makasih sharingnya ibu dokter, teruslah berbagi ilmunya.

Narti mengatakan...
on 

Wah..
ngeri juga..
Luka di tangan saya bisa jadi parut gak ya..
Moga2 nggak..
hehe..


solusi-sukses.blogspot.com

wellsen mengatakan...
on 

@Narti : terimakasih ibu. Kata2 ibu seperti air dipadang pasir. :), Mudah2an bermanfaat.
@Wellsen : semua luka melebihi satu lapisan kulit akan jadi parut, tetapi ada yang parutnya jelas, ada yang halus. Luka yang kemungkinan jadi parut yang jelas, karena luka yang lama sembuh, mungkin karena letak luka di daerah yang memang kurang pembuluh darah, atau karena infeksi, atau karena sering bergerak. Biasanya luka di dada, sendi2 tubuh, parutnya lebih jelas.

Yulia mengatakan...
on 

Posting Komentar